UPGRIS Peringkat Satu PTS Jateng Kinerja Pengabdian Kepada Masyarakat

UPGRIS Peringkat Satu PTS Jateng Kinerja Pengabdian Kepada Masyarakat

Pengabdian Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) tahun 2019 kembali menunjukan prestasinya ditingkat nasional. Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia mengunggah hasil Pemeringkatan Perguruan Tinggi berbasis Kinerja Pengabdian kepada Masyarakat periode tahun 2016 – 2018 yang masuk pada klaster unggul dan sangat bagus.
Berdasarkan hasil penilaian kinerja Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi periode tahun 2016 – 2018 dan berdasarkan surat keputusan Dirjen Penguatan Risbang nomor 29/E/KPT/2019 tanggal 27 September 2019 tentang Pemeringkatan Perguruan Tinggi berbasis Kinerja Pengabdian kepada Masyarakat periode tahun 2016 – 2018. UPGRIS masuk peringkat kelima PTN-PTS di Jateng, peringkat lima PTS Se Indonesia, dan peringkat satu PTS tingkat Jateng.
Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat, Ocky Karna Radjasa mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras yang telah dilakukan oleh Perguruan Tinggi yang telah melaporkan data kinerja Pengabdian kepada Masyarakat. “Semoga bagi Perguruan Tinggi yang telah mendapatkan predikat tertinggi selalu berupaya untuk dapat mempertahankannya, dan Perguruan Tinggi yang masih belum mendapatkan kinerja tertinggi terus berusaha untuk meningkatkan kinerjanya,” imbuh Ocky.
Ketua LPPM UPGRIS Dr Seno Warsito MPd menuturkan prestasi Pengabdian kepada Masyarakat UPGRIS yang sudah terbangun sejak awal terkait Tridharma perguruan tinggi selain pendidikan dan penelitian. Sebuah kerja keras pimpinan Univeritas atau LPPM UPGRIS. Harapan tidak hanya sebatas mendapat peringkat sangat baik tetapi lebih memotivasi lebih berperan dengan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan didorong untuk lebih mengimplementasikan hasil pengabdian bermanfaat bagi masyarakat. Semoga tahun berikutnya prestasi UPGRIS yang dicapai bisa lebih baik dari penelitian serta pengabdian kepada masyarakat sebab tantangan akan lebih berat,”imbuh Ketua LPPM UPGRIS.
Lain halnya dengan Dr Muhdi SH MHum Rektor UPGRIS mengucapkan syukur dan terima kasih atas kerja sama para civitas akademik yang tak henti melaksanakan Catur Dharma UPGRIS. “Sebuah universitas dikatakan unggul jika dia memenuhi beberapa kriteria salah satunya Pengabdian kepada masyarakat. Universitas tidak hanya dituntut mengembangkan ilmu pengetahuan mereka juga harus mampu memberikan sumbangsih kepada masyarakat luas. Ilmu yang mereka pelajari harus berdampak pada kemakmuran masyarakat. Untuk itulah UPGRIS mampu menerapkanya hingga capaian tertinggi. Perolehan peringkat satu PTS tingkat Jateng dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat yang diumumkan Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia merupakan hasil yang menbanggakan dan perlu ditingkatkan,” tutur Rektor UPGRIS.
Selain itu, Perguruan Tinggi Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) beberapa kali masuk 100 besar Universitas tingkat Nasional dari 4500an Se-Indonesia. Kampus yang terletak di Jalan Dokter Cipto atau Sidodadi Timur Semarang, UPGRIS perguruan tinggi terbaik Jawa Tengah berdasarkan pemeringkatan kinerja kemahasiswaan tahun 2019. Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa UPGRIS adalah perguruan tinggi yang unggul dan bermutu tingkat provinsi atau nasional. Budaya akademik dan kinerja kemahasiswaan UPGRIS menjadi tradisi serta prioritas capaian yang terus ditingkatkan.[]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *