Teliti DAS Kali Garang Rizky raih Doktor

Teliti DAS Kali Garang Rizky raih Doktor

Dosen program studi Teknologi Pangan Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Rizky Muliani Dwi Ujianti, S.Pi, M.Si, mengikuti ujian terbuka promosi doktor pada 26 Juni 2018 di Kampus Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang. Rizky tercatat sebagai salah satu mahasiswa program studi Doktor Manajemen Sumberdaya Pantai, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro.

Rizky menuangkan disertasinya yang berjudul “Strategi Pengelolaan DAS Garang Berbasis Zonasi”. Disertasi tersebut dibimbing oleh Promotor: Prof. Dr. Ir.  Sutrisno Anggoro, M.S., Ko-Promotor 1: Prof. Dr. Ir. Azis Nur Bambang M.S., dan Ko-Promotor 2: Dr. Ir. Frida Purwanti, M.Sc. Ujian promosi doktor diketuai oleh Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip: Prof. Dr. Ir. Agus Sabdono, M.Sc. dan anggota Penguji: Prof. Dr. M. Zainuri, D.E.A (wakil rektor 1 Undip), Dr. Ir. Suradi Wijaya Saputra, M.S. (Wakil Dekan 1 FPIK Undip), dan Dr. Ir. Haeruddin M.Si (Kaprodi Program Studi Doktor Manajemen Sumberdaya Pantai Undip), serta Dr. Ary Susatyo Nugroho, S.Si., M.Si. sebagai penguji eksternal.

Ujian promosi doktor dihadiri Dr Muhdi SH MHum Rektor Universitas PGRI Semarang serta Dr Sudharto MA Ketua YPLP PT PGRI Semarang.

Rizky menuturkan disertasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi fisik dan hidrologis di perairan DAS Garang, menganalisis biodiversitas plankton pada perairan DAS Garang, menganalisis status pencemaran di perairan DAS Garang, dan menyusun strategi pengelolaan DAS Garang berbasis zonasi. DAS Garang membentang di 3 Kab/Kota yakni Kab. Semarang, Kab. Kendal dan Kota Semarang. Hulu DAS Garang terletak di Kabupaten Semarang dan hilir di daerah muara Laut Jawa Kota Semarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi pengelolaan perairan sungai dari hulu ke hilir yang terintegrasi antar berbagai aspek biogeofisik, apabila salah satu aspek terganggu maka akan mempengaruhi kestabilan ekosistem perairan sungai, sehingga untuk mempermudah pengelolaannya dilakukanlah pengelolaan DAS berbasis zonasi.  Keterpaduan RTRW di wilayah darat dan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP-3-K) di wilayah pesisir mutlak dilakukan agar tercipta harmonisasi dan sinkronisasi dalam pengelolaan sungai yang terintegrasi dari wilayah hulu hingga hilir yang merupakan wilayah pesisir.

Rizky menyelesaikan Pendidikan S1 pada program studi Manajemen Sumberdaya Perairan FPIK Universitas Diponegoro Semarang lulus pada tahun 2009, dan  melanjutkan Pendidikan S2 pada Magister Ilmu Lingkungan Undip dan lulus pada tahun 2012. Publikasi yang dihasilkan dari disertasi ini berjudul “Water Quality of the Garang River, Semarang, Central Java, Indonesia based on the Government Regulation Standard” dan “Water Quality and the Heavy Metal Occurence of Fish in Polluted Watershed”.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *