Mahasiswa UPGRIS Pilih Presiden via “Online”

Mahasiswa UPGRIS Pilih Presiden via “Online”

Jiwa kepemimpinan harus diajarkan sedini mungkin, terutama di kalangan mahasiswa. Ini karena di masa depan, mahasiswa adalah calon pengisi dan penjunjung demokrasi. Mahasiswalah yang di masa depan akan tampil sebagai pemimpin bangsa dan negara, baik di kancah derah maupun nasional.

Hal itu disinggung oleh Rektor UPGRIS Dr. Muhdi, S.H., M.Hum, saat menyampaikan sambutannya dalam acara pembukaan Pemilu Raya Mahasiswa di Halaman Gedung Utama (6 Desember 2017).

Rektor menegaskan, Pemira ini penting sebagai bekal keterampilan non-akademik. “Pemira ini juga melatih jiwa kepemimpinan pada mahasiswa. Sehingga mereka sudah siap ketika mereka harus berhadapan dengan dunia kerja, yang menuntut jiwa kepemimpinan,” ungkap Muhdi.

Rektor juga menyambut positif penggunaan metode online dalam proses pemira tahun ini. “Saya harap dengan cara online, meski belum semuanya, ke depan harus diperbarui lagi.” Selain itu, Muhdi juga memberi apresiasi kepada mahasiswa yang berani tampil sebagai pemimpin.

Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden BEM UPGRIS Kabinet Pandawa Muhammad Zaki mengajak seluruh mahasiswa yang masih memiliki hak pilih untuk memberikan suaranya dalam pemira kali ini.

“Inilah saatnya mahasiswa memilih dengan cerdas siapa pemimpin mahasiswa untuk setahun ke depan. Apalagi sekarang KPRM mulai merintis pemilihan secara online, sehingga lebih memudahkan proses pemilihan” ungkap Zaki.

Tercatat ada dua pasangan calon presiden dan wakil presiden. Di nomor 1, tampil pasangan capres Dimas Zulfikar Faiz dan wapres Musa Al Murtadho, dengan calon sekjen Kabul Nurrochmaan. Sedangkan di nomor 2 ada pasangan calon capres Masluri dan capres Jatmiko, dengan calon sekjen Bayu.[]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *