Kerjasama antar Universitas Tingkatkan Kualitas Akreditasi

Kerjasama antar Universitas Tingkatkan Kualitas Akreditasi

Kerjasama antar Universitas Tingkatkan Kualitas Akreditasi

Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggandeng Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta untuk mendorong peningkatan status akreditasi di kampus tersebut. Kegiatan kerja sama salah satunya dalam bentuk lokakarya bagi para dosen dan pengajar seluruh pengelola Program Studi (Prodi).

Lokakarya ini merupakan rangkaian dari kegiatan Program Asuh PT Unggul, Direktorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristek Dikti. Lokarakarya dibuka oleh Rektor UPGRIS Dr Muhdi dilanjutkan dengan presentasi materi tentang sistem penjaminan mutu dan peningkatan status akreditasi program studi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UII Dr Ing Ir Ilya Fadjar Maharika MA IAI di kampus 2 UPGRIS Jl Sriwijaya Semarang, Selasa (24/4).

Muhdi mengatakan melalui lokakarya ini diharapkan dapat memacu para pengelola program studi untuk meningkatkan mutu dan akreditasi yang saat ini sudah ada. ”Kegiatan ini juga sebagai bagian dari proses peningkatan berkelanjutan dalam kerangka penjaminan mutu di UPGRIS,” jelasnya.

Ia menambahkan UPGRIS merasa perlu belajar dari UII karena kampus tersebut telah memiliki beberapa program studi yang memiliki standar akreditasi internasional. ”Kami ingin belajar soal ini. Jadi, ke depan kami pun ingin meningkatkan status akreditasi yang sudah ada, misalnya dari B ke A dan tahap akreditas yang lebih tinggi,” jelas Muhdi.

Kegiatan ini, lanjut dia, juga untuk mendorong agar para pengelola mendapat semacam bekal pengetahuan dalam memajukan program studi di lingkupnya masing-masing. Berbagai hal terkait peningkatan akreditasi ini antara lain seperti standar pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

”Penjaminan mutu sebagai salah satu cara untuk menjawab berbagai permasalahan pendidikan tinggi di Tanah Air. KamiA� sebagai salah satu bagian dariA� perguruan tinggi yang ada harus mampu merencanakan, menjalankan, dan mengendalikan suatu proses yang menjamin pencapaian mutu untuk memenuhi kebutuhan stakeholders,” papar Muhdi.

Sementara itu, Ilya Fadjar Maharika mengatakan menyambut baik kegiatan ini untuk saling berbagi pengetahuan dan informasi demi penyelenggaraan perguruan tinggi di Indonesia yang lebih baik kedepan. ”Kegiatan ini merupakan hal yang bisa bermanfaat untuk bertukar ilmu pengetahuan. Semoga dapat menghasilkan pengembangan pengetahuan bagi UPGRIS maupun UII,” ujarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *